“Fenomena Pembelajaran PAI Masa Covid-19”


Cara belajar LFH dirasa kurang efektif jika diterapkan dalam pembelajaran khususnya PAI dalam akidah akhlak pembelajaran karakter atau penilaian sikap siswa tidak bisa dilihat secara langsung oleh guru. Tetapi mungkin dalam pembelajaran teori bisa diterapkan. Kendala dan permasalahan LFH terkendala dengan teknologi setiap siswa.

Masalah

1. Pendidikan karakter atau budi pekerti yang melekat pada pelajaran PAI yang juga seharusnya dilakukan dengan bertatap muka atau pengamatan secara langsung dari guru menjadi terhambat karena adanya COVID-19. 

 2.Tugas berupa praktik ibadah atau Al-Quran hadist tentang tajwid yang tidak bisa di demonstrasikan dengan baik jika WFH (masalah terutama untuk yang terkendala internet dan hal lain yang serupa sehingga tidak bisa melihat youtube dan sumber belajar lainnya di internet)

Solusi

 1.  Untuk wilayah perkotaan yang mayoritas peserta didiknya mempunyai gadget dan mampu menggunakannya (atau untuk jenjang menengah sampai menengah ke atas di mana mayoritas peserta didik sudah memiliki gadget), guru bisa menggunakan aplikasi tatap muka seperti Zoom, Google Meet, Jitsi Discord, Skype dsb untuk memberi pengajaran sekaligus memantau bagaimana sikap peserta didik selama mengikuti KBM Online. Selain itu juga menggunakan aplikasi seperti Google Classroom, Whatsapp,  dan sebagainya untuk pengumpulan tugas-tugas

 2.  Untuk wilayah pedesaan yang peserta didiknya  tidak mempunyai gadget  (dalam hal ini anak sekolah dasar), terkendala kuota, sinyal, dan sebagainya yang menyulitkan untuk belajar online, maka sekolah atau guru bisa memberi kebijakan supaya siswa datang ke rumah guru dalam beberapa kelompok (tidak seluruhnya/bukan satu kelas) sebagaimana belajar les, atau jika tidak memungkinkan maka guru yang mendatangi rumah siswa satu per satu. Hal ini agar guru bisa dengan leluasa dalam mengajar dan mengamati bagaimana perkembangan peserta didik dalam pembelajaran sekaligus sikap dan budi pekerti mereka.

 3. Bekerja sama dengan orang tua, yaitu mengkomunikasikan perkembangan belajar,  kegiatan yang dilakukan siswa, dan karakter siswa saat di rumah. Selain itu juga menghimbau orang tua untuk selalu menemani anak belajar terutama yang masih sekolah dasar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Internalisasi Nilai-Nilai Berbasis Sosial dan Budaya dalam Mapel PAI”

Covid -19 : Pros and Cons Using Medical Mask and Hand sanitizer

Why Students Must Recite Quran (Tashih) in Mahad UIN Maliki Malang