Galang Dana Unik Ala Pemuda Remaja Masjid Desa Kebondalem Jombang
Semangat Membara Remas Desa Kebondalem dalam aksi Galang Dana Pembangunan Masjid Baiturrohman
Desa Kebondalem merupakan salah satu desa yang terletak di
Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Sama halnya dengan daerah-daerah lain, Desa
ini mempunyai potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia yang
baik. Sumber daya alam dengan melihat pencaharian penduduk sekitar sebagai
petani dengan wilayah lahan pertanian yang luas yang tersebar di beberapa Dusun
di Desa Kebondalem. Potensi sumber daya manusia yakni meliputi aktivitas warga
yang tergolong aktif dan beragam yang bermanfaat bagi keseharian penduduk
sekitar. Penduduk Desa Kebondalem memiliki beragam aktivitas mulai dari
keagamaan, ekonomi, sosial, dan budaya. Salah satu bidang yang unik untuk
diulas adalah bidang sosial yakni rasa kepedulian warga yang dikoordinir oleh
pemuda Remaja Masjid dusun Bulusari dengan aksi galang dana untuk renovasi
pembangunan masjid Baiturrahman yang terletak di Dusun Bulusari. Anggota Remaja
Masjid atau biasa disebut dengan “anak remas Bulusari”
terdiri dari remaja berusia 13-17 tahun yang aktif di
kegiatan keagamaan di dusun Bulusari Desa Kebondalem, mereka inilah yang setiap
harinya bersemangat menjalankan tugas menggalang dana kepada warga dusun
Bulusari Desa Kebondalem.
Ide sistem galang dana dipelopori oleh ketua ta’mir masjid dan selanjutnya untuk menjalankan program yang berkelanjutan
dibantu anggota remaja masjid. Bermodalkan menggunakan kaleng- kaleng bekas
rokok yang sudah di bersihkan dan ditempel dengan stiker yang bertuliskan nama
masing-masing pemilik rumah beserta nomor urut rumahnya agar memudahkan dalam
mendata donasi. Sistem penggalangan dana ini bersifat sukarela di tiap-tiap
rumah, pemilik rumah setiap hari bisa menyisihkan sebagaian kecil rezekinya
untuk dimasukkan kedalam kaleng donasi yang sudah terpasang dirumah mereka.
Para anggota remaja masjid dengan jadwal yang sudah ditetapkan bergilir tiap RT
dibagi dua hingga tiga anak untuk berkeliling mengambil uang donasi didalam
kaleng di tiap-tiap rumah, selanjutnya ada anak yang bertugas mencatat jumlah
uang donasi yang di donasikan di tiap-tiap rumah.
Data lampiran donasi yang dibawa keliling anak remaja
masjid direkap setiap hari dan selama satu bulan setelah terkumpul selanjutnya
akan disetorkan kepada koordinator panitia pembangunan masjid Baiturrahman
dusun Bulusari desa Kebondalem. “Sudah dua bulan dari bulan
Januari ini terlaksana dengan baik program galang dana, Alhamdulillah dengan
begini warga juga tidak terbebani dan
bisa seikhlasnya berdonasi tetapi istiqomah setiap hari.” Ujar salah satu panitia pembangunan yang saya temui waktu mengikuti
galang dana. Sungguh saya sangat iri dengan semangat adik-adik remaja masjid
desa Kebondalem yang selalu semangat dan ikhlas menjalankan amanah untuk
membantu mengumpulkan hasil donasi dari rumah-rumah warga, saya yang beberapa
kali mengikuti kegiatan ini bersama mereka merasakan bahwa kelihatannya saja
hal ini sepele dan mudah namun juga membuat badan saya berpeluh keringat
setelah keliling dari rumah warga, ternyata semua itu juga butuh keikhlasan
hati dan konsistensi sehingga kegiatan ini bisa berlanjut hingga saat ini,
subhanallah semangat adik-adik remaja masjid yang perlu kita teladani sikapnya.
Manfaat ide sistem galang dana seperti ini dirasa cukup efektif dan baik untuk sistem donasi yang tidak memberatkan warga, menyesuaikan rezeki mereka setiap harinya dan akan meningkatan rasa kepedulian serta sosial yang tinggi diantara warga karena seringnya interaksi antara adik-adik remaja masjid dengan warga penduduk serta ini menjadi hal positif dalam hal psikis adik-adik remaja yang mengajarkan mereka pentingnya interaksi sosial serta kepedulian sosial sejak dini, karena banyak kita temui remaja sekarang sudah banyak yang meninggalkan kebudayaan-kebudayaan interaksi sosial walaupun dengan tetangga mereka.

Komentar
Posting Komentar